Bismillahirahmanirrahim
"Aku memilih untuk berada di sini bukan kerana sudah penuh ilmu untuk berkongsi apatah lagi mengajar. Tapi, kerana ada satu rasa ingin aku sampaikan kepada kalian biarpun sebesar zarah, ku harapkan redha dariNya. Penulisanku adalah sebuah penceritaan yang kadang aku tak dapat ungkapkan dengan kata-kata atau bicara. Harapanku, luah rasa dan pandanganku yang tak seberapa ini mungkin boleh kalian ambil sedikit ibrah darinya dan semoga ada pula satu semangat yang ingin ku suntikan dalam hati-hati kita biarpun sekelumit cuma."

Monday, May 5, 2014

Guidance to be strong

Bismillahirrahmanirrahim.


"And He found you lost and He guided (you.)"

T_T

Saya rindu sahabat-sahabat usrah dulu.
Masa kami berehlah di sungai (kat ipoh -lupe nama sungai.:p ) ,
kami berkongsi banyak cerita.
Subhanallah.
Perjalanan kami hampir sama kejadiannya,
cuma situasi sahaja berbeza-beza.

Zaman 'kejahilan'.
The scariest moments in my life.

Yang saya harap dan terus berharap agar Allah memberi keampunan.

Al 'Alim.
He knows best.
Bilakah masa terbaik untuk Dia memberi, mengambil dan memulangkan kembali.

Allah gives and takes.
There are times in our lives, when we experience such a wonderful and happiest moments,
and then.... there are times when He takes them away.

Ada yang mencari kedudukan, status, harta, kejayaan, kasih sayang,

Alhamdulillah.

Banyak perkara Allah kurniakan kepada kita,
tak kiralah samada ia tersenarai dalam doa ataupun tidak.

Tetapi, ada masa-masanya,
bila kita berdoa, meminta-minta kpd Allah,
Dia menangguhkannya.

Kita hairan. "Kenapa tak bagi-bagi?"

Sebab, bila kita memohon, kita tidak kuatkan kesabaran.
Astaghfirullahalazim.

Mintalah pada Allah agar Dia memberi kesabaran.
Terharu. Malu.
Sebab pada hari Allah kurniakan kehendak kita,
baru kita sedar,

"Allahuakbar, benarlah segala janjiMu, Engkau Lebih Mengetahui ya Rabb."

Mungkin sekiranya kita bersabar ms itu,
tidak perlu kita berduka panjang.


Saya tertanya-tanya jugak,

In our live,

"What actually make us so sad?"
"What make us most anxious about?"
"What can make us cry?"
"What can make us most happy?"

And if the answer to these questions
is not Allah.

hm.

We need to know that,
we have a problem with our heart.

We are yearning for this life (dunya) more than the next.

Fitrah kita sebagai manusia memang inginkan segala macam kebaikan,
kesempurnaan,
harapan mengunung tinggi untuk mendapat kebahagiaan.

Bila kita happy time tu,
kita kena ingat,
there is no such perfect happiness.

When we are so happy at this moment,
there will always be another side (sadness).

No. It's not me saying this.
It's Allah.

"bersama-sama kesukaran, ada kemudahan."

Yes, then this a good news too.

If we are terribly sad at this moment,
there is always be another side too (happiness.) :)

Jadi, fitrah yang Allah ciptakan dalam diri kita,
sebenarnya adalah the yearning for the next life.

Supaya kita rindukan akhirat lebih daripada dunia.
Supaya hati hamba-hambaNya yang beriman tidak terpaut kpd perhiasan dunia.

Dalam diri kita sudah tercipta satu perasaan,
Perlukan kebergantungan, kebahagiaan, pertolongan, perlindungan...

Which means,

All these cannot be given by anyone Except Our Creator!

Only Allah can protect us.
Only Allah can cure us,
Only He can mend all things that broken.
Only Allah..
Can give to us all of these.

And the perfection that we really want in our life
couldn't be find 'here' (dunya).

It is in our next life (akhirah).

In akhirah,
there will only be two things.
Perfect happiness - Jannah.
Perfect misery - hellfire. (nauzubillah)

You can never find any sadness, grief or bad things in Jannah.
and similarly,
you can never find any happiness or good things in hellfire.

Keinginan dalam diri kita perlu kembali kepada hati kita.
Apakah kita sedang mencari redha Allah?
Atau sebaliknya.

Banyak hujah dilontarkan kepada saya ttg redha Allah dan sebagainya.

Berbalik tentang apa yang boleh membuat Allah suka.
Usaha dan kesungguhan kita...

bergantung kepada tahap keimanan dan kecintaan kita kpd Allah.

Makin kita cintakan Allah,
makin kuat usaha kita.
makin laju pecutan 'kereta' kita.
kan..nak balik jumpa Allah... :)

Kalau benarlah kita rindu pd Allah,
perasaan tidak sabar itu akan menjadi motivasi sangat tinggi utk kita berusaha.

Mencari apa sahaja jalan-jalan kebaikan,
supaya Allah redha dan makin sayang pd kita.

Sedikit peringatan saya,

tak kiralah apa jua yang kita sedang lalui,

kembalilah pada Allah.

Cari Dia, berkenal-kenal dgnNya.

Supaya kita sedar,
tidak ada satu perkara pun yang dijadikanNya, melainkan dgn tujuan dan sebab musabab.
sebab, Allah sendiri tlh bentangkan pelbagai petanda kepada kita,
betapa janji-janjiNya adalah benar.



"(Iaitu) orang-orang yang menyebut dan mengingati Allah semasa mereka berdiri dan duduk dan semasa mereka berbaring mengiring, 

dan mereka pula memikirkan tentang kejadian langit dan bumi (sambil berkata): 

"Wahai Tuhan kami! Tidaklah Engkau menjadikan benda-benda ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari azab neraka."

T_T

What does this ayah mean?

It means, standing, sitting and on their side,
as if there is no other position left for a human.
That we need to remember Allah...

and reflect on the heaven and the earth.

saying that: "Our Lord, You did not created all these without a purpose,.."

It means that,
there is a purpose come with your sadness,
and your happiness.

Sabar. Tabah. Kuatkan diri.

"Allah will not abandon you." 




p/s: plz ignore any grammatical error. :p

Monday, February 17, 2014

Mahar Cinta Allah

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Segala Puji hanya bagi Allah Tuhan sekalian alam.

I had to admit that I was shaken for quite some time.
It was hard. Not easy at all.
I did found myself keep falling at the same place.
I tried my best to get up and ended up fall again.

Back then, about two years ago.
HE started my first love story with Him.
The Source of Love, The Most Loving and Compassionate.
The Forebearing, The One who turns to you,
He hears and knows all thing.

Allahuakbar.

You name it. He is Everything.
You can never ever deny any of His Rahmah.

Ar Rahman.
He gives and provides for everyone and everything.
No matter if we disobey him,
if they are kufur or kafir,
even if we are sinful,
He is Ar Rahman.
We still can eat, sleep, drink, breathe...
Because Allah is Ar Rahman.

Inclusively Merciful.

Ar Rahim.
Now this is the special.
It is special because Only Muslims will be qualify for it.
He is Ar Rahim.
When He protects us from hell fire and He prepares Jannah for us.
One of my favorite hadith Qudsi:

"Tidaklah hambaKu itu mendekatkan diri denganKu dengan ibadah wajib sehinggalah Aku sayang padanya dan jika hambaKu itu melakukan amalan sunnat, maka Aku bertambah sayang padanya.

Dan bila Aku sayang pada hambaKu itu, maka Aku lah mata yang dia lihat dgnnya, Aku lah telinga yang dia dengar dgnnya, Aku lah tangan yang dia bergerak dgnnya dan Aku lah kaki yang dia berjalan dgnnya. 

Jika dia memohon pertolongan padaKu, Aku akan memberikannya dan jika dia berdoa padaKu, maka Aku akan memperkenankan untuknya." 

T_T

Now, Allah is Ar Rahim.

He is Exclusively Merciful.

"But wait hajar! What if I have done so many wrong things? I am not qualify for His Rahmah." (crying)

At Tawwab.
Allah is the One who turns towards you.
If you know you have done so many wrong thing,
go back and repent.
With your very first step, He has come even closer than you can ever imagine.
If you turn towards Him, He will definitely turns towards you.
No one can stop you from being forgiven by Allah.
I said this, because I've been there.

T_T

Astaghfirullahalazim.

"But..hmm..what if I still committing the sins? Would Allah still forgive me?"

Ghaffar.
Allah says He is Ghaffar.
He will cover you.
He will keep on forgiving you as long as you are seeking for His forgiveness.
The moment you despair from His Mercy,
that's the moment you will lose.
Whatever is being kept as a privacy between you and Him,
Do not make it public. Especially our sins.
Allah doesn't like you to expose what is being hidden by Him.
No matter how many times we fall,
we need to come back to Him.

"Beritahu kpd hamba-hambaKu yang telah melampui batas terhadap diri mereka sendiri, jangan berputus asa daripada rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni segala dosa. Dialah yang Maha Pengampun, Maha Penyayang." (Az Zumar:53)

What's our reason to deny Allah?

"but again Hajar, what if Allah just doesn't want me? What if He just doesn't like me?"

Al Wadud.
He is the Source of Love.
He loves us. He chose you and me to come here, so that we will go through this Dunya
as a test for us.
Then, He will decide whether we can be in Jannah or hellfire.
In order to qualify for His Jannah.
Do whatever you can Just to Please Him.
If Allah says No.
Do not do it. Stay away from it.
And when He says Yes and He likes it.
Do it as much as you can.
Be greedy about it.

We never know,
where is our ending.
We never know whether we can die in saying our syahadah.

All we need is His Mercy.
Because, our Solah, fast, Ibadah, zikr,
are not sufficient to guarantee us a place in His Jannah.
We are going there by His Mercy.

And to be qualify for it,
do whatever Allah asks us to do.

Umar r.a said: "What a loser you are to miss the mercy of Allah."

Because, He is so merciful that even Firaun may be forgiven by Him.
If Firaun were to seek for His forgiveness.

Allahuakbar.

I would love to remind you and myself.
No matter what happen in our lives,
it has been written by Him.
It is being taken care of by Allah.
He is holding our hearts,
He can give and He can take.

And to Him we should return.

Kuatkan hati untuk sabar.
Kuatkan diri untuk istiqamah.
Ya, ada masa kita akan jatuh.
Iman pergi entah ke mana.
Tapi, mohonlah pada Allah agar ditetapkan hati untuknya.

Dugaan dan ujian takkan lari daripada kita.
Makin berat ujian makin banyaklah kasih sayangNya.
Makin hebat iman, makin kencanglah ujian yang melanda.

Saya suka pujuk diri bila membaca kisah insan-insan yang dikasihi Allah.

Mariam r.a

Bila melahirkan anaknya, akhirnya kerana tak mampu menanggung segala hinaan dan kesakitan,
dia berkata: "Alangkah baik jika aku mati sebelum ini." (Maryam:23)

Allah tak marah.
Allah rakamkan keluhan Mariam r.a kerana Allah Maha Memahami.
"This is not easy. I know."

Bila Allah nak naikkan kedudukan seseorang hamba,
maka ujian hidup tidak boleh biasa2.
Lihat saja pada semua orang yang dikasihiNya.
Muhammad Saw, Ibrahim a.s, Ismail a.s,
Mariam, Hajar, Musa a.s,
hmm.. ramaiii~

T_T

"Bila Allah inginkan kebaikan untuk seseorang hambaNya, maka Allah akan mendatangkan ujian buatnya." (HR Bukhari)

Allahuakbar.

Semoga Allah kuatkan diri dan hati kita.
InshaAllah, kita akan berjaya harungi semua ini.
Masa tu nanti, kita akan ketawa bahagia. haha.
Sungguh. Saya tak tipu.

Allah yang bagitau.
"Adapun kumpulan orang-orang yang beriman dan beramal soleh, maka mereka akan ditempatkan di taman syurga dalam keadaan bersuka ria." (ArRum: 15)

(tgh snyum la tu. hee. best kan.. haa.. sabar.)

Kejayaan syurga bukan untuk orang yang berusaha biasa2.
Jalan ini memang tak mudah.
Kena bayar dengan air mata iman dan taqwa,
penat lelah dunia untuk kerehatan di sana.
InshaAllah.

We can do this!

Matlamat kita sama.
Cinta Allah. Dunia dan Akhirat.

So, if Allah is our goal, there is no reason for us to quit.

Right?

:)

Alhamdulillah.

ade org bg. tq.. :)